Halan-halan Seru Ka Bogor

Minggu lalu saya diajak sama Ezytravel untuk menjadi tour guide dalam rangka program Jalan-Jalan Seru Bogor. Program ini adalah pilot project yang mengajak temen-temen jurnalis di berbagai media untuk meng-explore tempat-tempat wisata yang tidak biasa di Bogor.

FYI, Ezytravel ini juga sudah sekitar setahun mengajak para Blogger di 9 kota di Indonesia untuk bekerja sama, menuliskan spot-spot liburan yang asik di kotanya biar bisa jadi destinasi wisata. Saya sendiri diajak atas nama Bogor dan tergabung dengan grup HelloBogor.com tempat tulisan-tulisan kami dimuat.

Lebih lengkap mengenai tulisan-tulisan saya di Hellobogor.com bisa dilihat di link ini –> ┬áhttp://hellobogor.com/author/irvan ­čÖé

Anyway, balik ke Jalan-Jalan Seru Bogor… Saya diajak karena tulisan saya “Nyekar” ke Makam Belanda di Kebun Raya Bogor dimasukan dalam itinerary.┬áThat was my first experience guiding a lot of peoples, 30-an orang, Sob!

Bogor, Jalan-jalan, Kebun Raya Bogor

Sempat ketar-ketir mau berkicau apa aja, soalnya yang jadi peserta ini jurnalis. Selain terbiasa kritis, khawatir juga kalo kena karma karena dulu pas jadi wartawan saya doyan banget nanya yang nggak-nggak cuma sekedar buat ngetes si narasumber kompeten apa nggak, me… he… he… he…

Bogor, Jalan-jalan, Kebun Raya Bogor
Si Adek yang liatin saya ternyata Gigi, salah satu personelnya Cheerybelle ­čśÇ

Tapi alhamdulillah semua lancar dan saya bisa jawab sebagian besar pertanyaan walaupun cuma berbekal tanya-tanya sama Om Gugel dan Tante Wiki sehari sebelumnya. Meskipun sempet grogi karena beberapa gimmick yang saya siapkan ternyata anyep.

“Bagi yang bisa melihat lelembut, tolong nggak usah masuk lebih dalem karena waktu saya ke sini pertama kali aja Istri saya cuma berani nunggu di depan kantor LIPI situ,” ujar saya menjelaskan sambil menunjuk sebuah lokasi cukup jauh dari situ.

“Emang serem ya, mas?” Tanya salah seorang peserta yang disambung dengan hening karena beberapa orang tercekat melihat saya mengangguk.

Sampai seorang peserta nyeletuk… “Ah, daripada setan mah gue lebih serem liat mantan di pelaminan sama selingkuhan.”

Yuk! :p

Aaanywaay… di luar dugaan, feedback┬ádari para jurnalis ini pun cukup positif. Bukan cuma dari asiknya interaksi selama kegiatan, tapi juga dari hasil liputannya.

Berikut beberapa diantaranya :

http://travel.kompas.com/read/xml/2015/12/17/150300127/Jalan-Jalan.Anti-Mainstream.di.Bogor.Mau

http://marketeers.com/article/mengintip-pemakaman-belanda-di-kebun-raya-bogor.html

http://hai-online.com/Feature/Hangout-Place/5-Tempat-Wisata-Alternatif-Anti-Mainstream-Di-Bogor-2/Pemakaman-Belanda

http://m.detik.com/travel/read/2015/12/18/185551/3099869/1519/makam-belanda-yang-tersembunyi-di-kebun-raya-bogor

Yang saya post kebanyakan soal liputan Makam Belanda karena di situ ada *ehm* saya :p

Tapi kalau mau baca kumpulan beritanya bisa dilihat di flipboard Pak Iwan di sini : http://flip.it/oEwPf

Output sebenarnya dari Jalan-Jalan Seru ini adalah mengukur antusiasme orang-orang dengan konsep a tour guided by blogger. Ezytravel nantinya akan membuat marketplace yang menampilkan paket-paket tour yang itinerary-nya dibuat oleh Blogger, atau siapa saja yang bisa dan mau menjadi guide.

Jadi kalo kamu punya tempat jalan-jalan favorit yang anti mainstream di kotamu dan sudah pasti bakal disukain orang banyak, kenapa nggak “dijual” aja. Calon peserta tour guide kamu bakal senang karena nemu tempat wisata yang unik, masyarakat di sekitar tempat wisatanya juga akan terbantu perekonomiannya, dan kamu… pastinya dapat pemasukan tambahan doong ­čśë

Konsep lebih jelasnya nanti akan saya share lagi setelah ada info lebih lengkap. Silakan subscribe blog ini supaya bisa selalu update soal travel marketplace yang saya maksud. Tapi yang pasti, kalau saya bikin paket tour dengan destinasi yang nggak umum di Bogor pada mau ikutan gak?

Leave your comments below dong,┬áSobat ­čśë

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *