Jangan Resign Dulu!

Sama kaya ngomporin untuk nikah, saya juga selalu jengah kalau dengar ada orang yang selalu manas-manasi orang lain untuk resign. For God sake, please stop! Jangan resign dulu! 😟

Bukan berarti saya nggak pengen lihat orang sukses dengan keluar dari tempat kerja lalu kemudian berbisnis, apalagi takut kalau banyak saingan dalam bisnis (Hmpf… mental inferior macam apa tuh?!). Saya cuma sadar kalau nggak semua orang bisa langsung resign gitu aja dari tempatnya bekerja terus secara total fokus bisnis atau jualan.

Soalnya memulai bisnis, apa pun bentuk dan jenis usahanya, nggak bisa langsung untung dan sukses dalam upaya pertama. Ada istilahnya jatah gagal. Alias masa-masa dimana kita belajar dan cari strategi dalam jualan. Susah-susah dulu, repot-repot dulu, dan terutama seringkali yaa… rugi dulu 😊

Kalau pun ada yang bisa langsung profit, hati-hati! Bisa jadi itu sekedar beginners luck yang kita sendiri nggak paham pola dan caranya. Jadi di bulan-bulan berikutnya belum tentu suksesnya berulang.

Makanya saya nggak ngerti kalau ada orang dengan gampangnya bilang, “udah, resign aja! Terus bisnis kaya gue!”

Apa nggak sadar kalau itu sama aja kaya dorong orang buat berenang di kolam penuh piranha? 😁

Gimana kalau orang yang dikomporin itu beneran langsung resign, terus pinjam uang di bank atau rentenir untuk buka usaha, tapi malah bangkrut dan gagal di awal. Emang yang ngomporin itu mau tanggung jawab?

Apalagi kalau yang bersangkutan sudah berkeluarga. Anak istrinya mau dikasih makan apa? Kalau istilahnya orang tua dulu… dapur harus tetep ngebul, dan ngebul dengan aroma yang wangi kalo tercium tetangga 😉

Resolusi 2017

Tahun baru 2017 lalu saya nginep di rumah Eko, sahabat saya dari jaman sekolah berseragam putih biru. Dan tengah malam sebelum tidur saya tanya dia 2017 mau apa. Beberapa rencana sepanjang 2017 dia jabarkan, termasuk mau nambah punya anak lagi. Untungnya cuma anak, istri nggak 😋

Dan giliran dia yang tanya soal rencana saya di tahun ini, ada jeda yang cukup panjang sebelum akhirnya saya jawab…

“Kayanya gue pengen sharing lebih banyak aja deh, Sob…”

Iya. Sharing. 

Tentang apa aja.

Ke siapa aja.

Dengan cara gimana aja 😊

Nggak tahu juga gunanya buat apa sih. Tapi yang jelas saya nginget-inget aja waktu Biru mau lahir, rasanya seneng banget ada orang yang mau berbagi soal parenting.

Atau waktu masih kerja dulu, seneng tiap ada yang mau berbagi gimana supaya dapet pemasukan tambahan selain dari yang biasa didapat tiap bulan.

Bahkan sampai sekarang, masih selalu seneng kalau ada yang mau berbagi soal tips dan strategi bisnis dan marketing

Rasa seneng karena ada yang ngebagi pengalaman dan ilmunya itu yang mau saya bagi ke orang lain. Mungkin apa yang saya tahu masih remeh dan gak ada apa-apanya dibanding sama para mastah, suhu, ataupun shifu dunia persilatan di luar sana. Tapi kalo yang sedikit aja bisa bermanfaat, kan lumayan selain bisa jadi pencerahan buat orang lain, juga buat jadi “petromak” saya biar gak suram-suram amat di alam kubur nanti 😉

Mau Sharing Digital Marketing Sama Saya?

Balik ke soal ngomporing orang buat resign. Saya juga pernah kok ada di posisi di mana kebutuhan makin mendesak, tapi yang saya dapet cuma dorongan untuk keluar dari kerjaan dan fokus buat bisnis biar dapat penghasilan yang lebih daripada pendapatan bulanan.

Dan bukannya termotivasi saya malah frustasi, hahahaha 😄

Jadi saya nggak bakal memprovokasi orang buat keluar dari kerjaannya. Saya cuma bakal ngajak siapa pun yang mau untuk punya penghasilan yang tidak terprediksi. Yang bisa kita atur sepenuhnya berapa penghasilan yang kita inginkan. Dan bisa jadi jalan buat Allah kasih rezeki dari arah yang nggak terduga.

Jadi gak masalah tetap bekerja, tapi yang penting juga punya penghasilan sampingan yang nggak terlalu menghabiskan waktu dan tenaga.

Ada yang berminat? 😉

Anyway… Beberapa materi yang sudah kebayang bakal saya share antara lain :

  • Riset bisnis apa yang profitable
  • Mindset traffic temperature dan sales funnel
  • Membangun personal branding via digital
  • Facebook marketing

Atau materi yang agak lebih advance, seperti

  • Melakukan promosi dengan facebook ads
  • Beriklan dengan google adwords
  • Menjaga customer dengan email marketing

Lebih advance karena pastinya akan butuh biaya buat mengerjakannya, dan mungkin beberapa materi-materi lain yang sekepkirannya saya 😉

Update !

Buat yang kepengen silakan hubungin saya aja langsung, tadinya saya pakai email marketing untuk share materinya, tapi rasanya kurang efektif. Jadi baiknya kita ngobrol langsung aja sambil silaturahmi. Oke? 😉

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *